Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un Kecelakaan Maut Siang ini Korban Jadi 10 Orang, Bayi 9 Bulan Meninggal Dunia


  



  Polisi dan PMI evakuasi korban kecelakaan, Delapan orang luka ringan hingga berat, terdiri dua pria dewasa, dua perempuan dewasa, tiga anak-anak dan satu bayi delapan bulan


menyebut korban kecelakaan di Jalan Daendels, Kabupaten Kulon Progo, terdiri dari dua keluarga. 


Kecelakaan tersebut terjadi pada, Jumat (6/5/2022) siang. Mereka adalah Syarif Hidayat (36), warga Sumber Mulyo, Cinta Damai, Tapung Hilir, Kampar, Riau. 


Syarif bersama anggotanya, yakni Tuti Nila Kasih (33), Pramudita Ayu Hidayat (5) dan Ahmad Zulfikar berusia 9 bulan, seperti diberitakan sebelumnya, umur si bayi 8 bulan. 


Kemudian keluarga Ali Muhtadi (45) warga Desa Simpang Heran, Air Sugihan Ogan, Komering Ilir, Sumatera Selatan.


 Dia beranggotakan Rusmiyati (41), Anisatun Nurjanah (14), Nafisa Sakura Ramadani (7). Kemudian warga bernama Hanifudin (32) asal Kebumen juga mengalami luka-luka.


Polisi mengungkapkan, korban Ahmad Zulfikar yang berusia 9 bulan dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke rumah sakit.


“Di TKP tidak ada yang meninggal dunia. (Setelah korban tiba) di rumah sakit ada satu yang meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana via pesan, Jumat (6/5/2022)


Sembilan orang luka berat dan ringan dalam kecelakaan di Jalan Daendels tersebut.


 Mereka yang mengalami luka, yakni tiga laki-laki dewasa, dua perempuan dewasa, dan tiga anak-anak. Satu bayi usia delapan bulan meninggal dunia.


Peristiwa terjadi saat warga baru saja pulang shalat Jumat. Korban naik mobil Toyota hijau R 9095 AK.


Beberapa saksi menyebutkan bahwa mobil yang dikemudikan Hanifudin itu melaju kencang dari arah Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA).


 Mobil tersebut berniat menuju ke Kabupaten Gunung Kidul.


“Mereka lewat jalur lintas ini menuju Srandakan,” kata Nur Ahsan, Ketua RT 7 pedukuhan 2, Pleret.


Memasuki jalan raya di pedukuhan 2 Pleret, mobil menghindari lubang yang lebar pada jalan aspal. 


Lubang tersebut tepat ada di seberang warung sate dan tongseng.


Mobil pun tidak terkendali, lalu terjun ke jurang 1,5 meter dan di sana terdapat kubangan lumpur.


“Kita bantu ke atas. Bayi langsung dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya pucat,” kata Nur Ahsan.

Posting Komentar untuk "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un Kecelakaan Maut Siang ini Korban Jadi 10 Orang, Bayi 9 Bulan Meninggal Dunia"